SELAMAT DATANG DI WEB DANA PENSIUN BANK MANDIRI EMPAT ----- Mengelola, Melayani, Hari Tua Sejahtera ----- Gedung Dana Pensiun Bank Mandiri Empat Jl. Gondangdia Kecil No.6 Jakarta 10330

Rabu, 18 Maret 2020

9 Tips Kerja Dari Rumah

PESAN DARI DIREKTUR UTAMA

PANDUAN PENANGANAN & PELAPORANINTERNAL PEGAWAI TERPAPARCOVID-19

MAJELIS ULAMA INDONESIA

FATWA MAJELIS ULAMA INDONESIA Nomor 14 Tahun 2020 Tentang PENYELENGGARAN IBADAH DALAM SITUASI TERJADI WABAH COVID-19 Ketentuan Hukum 1. Setiap orang wajib melakukan ikhtiar menjaga kesehatan dan menjauhi setiap hal yang diyakini dapat menyebabkannya terpapar penyakit, karena hal itu merupakan bagian dari menjaga tujuan pokok beragama (al-Dharuriyat al-Khams). 2. Orang yang telah terpapar virus Corona, wajib menjaga dan mengisolasi diri agar tidak terjadi penularan kepada orang lain. Baginya shalat Jumat dapat diganti dengan shalat zuhur di tempat kediaman, karena shalat jumat merupakan ibadah wajib yang melibatkan banyak orang sehingga berpeluang terjadinya penularan virus secara massal. Baginya haram melakukan aktifitas ibadah sunnah yang membuka peluang terjadinya penularan, seperti jamaah shalat lima waktu/ rawatib, shalat Tarawih dan Ied di masjid atau tempat umum lainnya, serta menghadiri pengajian umum dan tabligh akbar. 3. Orang yang sehat dan yang belum diketahui atau diyakini tidak terpapar COVID-19, harus memperhatikan hal-hal sebagai berikut: a. Dalam hal ia berada di suatu kawasan yang potensi penularannya tinggi atau sangat tinggi berdasarkan ketetapan pihak yang berwenang maka ia boleh meninggalkan salat Jumat dan menggantikannya dengan shalat zuhur di tempat kediaman, serta meninggalkan jamaah shalat lima waktu/rawatib, Tarawih, dan Ied di masjid atau tempat umum lainnya. b. Dalam hal ia berada di suatu kawasan yang potensi penularannya rendah berdasarkan ketetapan pihak yang berwenang maka ia tetap wajib menjalankan kewajiban ibadah sebagaimana biasa dan wajib menjaga diri agar tidak terpapar virus Corona, seperti tidak kontak fisik langsung (bersalaman, berpelukan, cium tangan), membawa sajadah sendiri, dan sering membasuh tangan dengan sabun. 4. Dalam kondisi penyebaran COVID-19 tidak terkendali di suatu kawasan yang mengancam jiwa, umat Islam tidak boleh menyelenggarakan shalat jumat di kawasan tersebut, sampai keadaan menjadi normal kembali dan wajib menggantikannya dengan shalat zuhur di tempat masing-masing. Demikian juga tidak boleh menyelenggarakan aktifitas ibadah yang melibatkan orang banyak dan diyakini dapat menjadi media penyebaran COVID-19, seperti jamaah shalat lima waktu/ rawatib, shalat Tarawih dan Ied di masjid atau tempat umum lainnya, serta menghadiri pengajian umum dan majelis taklim. 5. Dalam kondisi penyebaran COVID-19 terkendali, umat Islam wajib menyelenggarakan shalat Jumat. 6. Pemerintah menjadikan fatwa ini sebagai pedoman dalam upaya penanggulangan COVID-19 terkait dengan masalah keagamaan dan umat Islam wajib mentaatinya. 7. Pengurusan jenazah (tajhiz janazah) terpapar COVID-19, terutama dalam memandikan dan mengkafani harus dilakukan sesuai protokol medis dan dilakukan oleh pihak yang berwenang, dengan tetap memperhatikan ketentuan syariat. Sedangkan untuk menshalatkan dan menguburkannya dilakukan sebagaimana biasa dengan tetap menjaga agar tidak terpapar COVID-19. 8. Umat Islam agar semakin mendekatkan diri kepada Allah dengan memperbanyak ibadah, taubat, istighfar, dzikir, membaca Qunut Nazilah di setiap shalat fardhu, memperbanyak shalawat, memperbanyak sedekah, dan senantiasa berdoa kepada Allah SWT agar diberikan perlindungan dan keselamatan dari musibah dan marabahaya (doa daf’u al-bala’), khususnya dari wabah COVID-19. 9. Tindakan yang menimbulkan kepanikan dan/atau menyebabkan kerugian publik, seperti memborong dan menimbun bahan kebutuhan pokok dan menimbun masker hukumnya haram. Rekomendasi 1. Pemerintah wajib melakukan pembatasan super ketat terhadap keluar-masuknya orang dan barang ke dan dari Indonesia kecuali petugas medis dan import barang kebutuhan pokok serta keperluan emergency. 2. Umat Islam wajib mendukung dan mentaati kebijakan pemerintah yang melakukan isolasi dan pengobatan terhadap orang yang terpapar COVID-19, agar penyebaran virus tersebut dapat dicegah. 3. Masyarakat hendaknya proporsional dalam menyikapi penyebaran COVID-19 dan orang yang terpapar COVID-19 sesuai kaidah kesehatan. Oleh karena itu masyarakat diharapkan menerima kembali orang yang dinyatakan negatif dan/atau dinyatakan sembuh. Ketentuan Penutup 1. Fatwa ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan, dengan ketentuan jika di kemudian hari ternyata dibutuhkan perbaikan, akan diperbaiki dan disempurnakan sebagaimana mestinya. 2. Agar setiap muslim dan pihak-pihak yang memerlukan dapat mengetahuinya, semua pihak dihimbau untuk menyebarluaskan fatwa ini. Ditetapkan di : Jakarta Pada tanggal : 21 Rajab 1434 H 16 Maret 2020 M MAJELIS ULAMA INDONESIA KOMISI FATWA PROF. DR. H. HASANUDDIN AF Ketua DR. HM. ASRORUN NI’AM SHOLEH, MA Sekretaris

SOCIAL DISTANCING

Apa artinya sih ? 1. Sebisa mungkin berdiam di rumah 2. Hindari tempat umum seperti mal & bioskop 3. Usahakan di ruang terbuka & berjemur matahari 4. Hindari tempat tertutup & lembab seperti gedung berAC 5. Hindari kumpul2 entah reuni, arisan & sebagainya apalagi lebih dari 10 orang 4. Hindari menghadiri kegiatan masal seperti konser musik & bahkan, jika diperlukan, hindari menghadiri kegiatan ibadah Mungkin berat karena kita orang Indonesia senang berkumpul dan bersosialisasi tapi demi kebaikan bersama, untuk mencegah meluasnya penyebaran virus Corona, maka hal ini SANGAT PENTING kita lakukan Makan makanan sehat, minum, istirahat dan olahraga serta mendapatkan sinar matahari yang cukup, adalah WAJIB UNTUK SAAT INI! Keep Yourself Healthy­čî╣

Transkrip Pernyataan Presiden Joko Widodo di Istana Bogor, Minggu, 15 Maret 2020

Transkrip Pernyataan Presiden Joko Widodo di Istana Bogor, Minggu, 15 Maret 2020 Bismillahhirrohmannirohim Assalamualaikum War Wab Selamat siang, Salam sejahtera bagi kita semuanya, Om Swastiastu, Namo Buddhaya, Salam Kebajikan, Bapak Ibu dan Saudara-saudara sebangsa dan setanah air, 1. Sejak kita mengumumkan adanya kasus Covid19 di awal bulan ini, saya telah memerintahkan kepada Menteri Kesehatan dan kementerian terkait untuk meningkatkan langkah-langkah ekstra dalam menangani pandemik global Covid19 ini. 2. Kita melihat, beberapa negara yang mengalami penyebaran lebih awal dari kita, ada yang melakukan lock-down dengan segala konsekuensi yang menyertainya. Tetapi ada juga negara yang tidak melakukan lock-down, namun melakukan langkah dan kebijakan yang ketat untuk menghambat penyebaran Covid19. 3. Pemerintah terus berkomunikasi dengan WHO dan mempergunakan Protokol Kesehatan WHO, serta berkonsultasi dengan para ahli kesehatan masyarakat dalam menangani penyebaran Covid19 ini. 4. Pemerintah telah membentuk Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid19, yang diketuai oleh Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Letjen TNI Doni Monardo. Gugus tugas ini telah bekerja secara efektif dengan mensinergikan kekuatan nasional, baik di pusat maupun di daerah, melibatkan ASN, TNI dan POLRI, serta melibatkan dukungan dari swasta, lembaga sosial dan perguruan tinggi. 5. Sebagai negara besar dan negara kepulauan, tingkat penyebaran Covid19 ini derajadnya bervariasi antar daerah. Oleh karena itu, saya minta kepada seluruh Gubernur dan Bupati serta Walikota: - Untuk terus memonitor kondisi daerah dan terus berkonsultasi dengan pakar medis dalam menelaah situasi; - Kemudian, terus berkonsultansi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana untuk menentukan status daerahnya siaga darurat ataukah tanggap darurat bencana non-alam. 6. Berdasarkan status kedaruratan daerah tersebut, jajaran Pemerintah Daerah dibantu jajaran TNI dan POLRI serta dukungan dari pemerintah pusat untuk terus melakukan langkah-langkah yang efektif dan efisien dalam menangani penyebaran dan dampak Covid19. - Membuat kebijakan tentang proses belajar dari rumah bagi pelajar dan mahasiswa. -Membuat kebijakan tentang sebagian ASN bisa bekerja di rumah dengan menggunakan interaksi on-line, dengan tetap mengutamakan pelayanan yang prima kepada masyarakat. - Menunda kegiatan-kegiatan yang melibatkan peserta banyak orang. - Meningkatkan pelayanan penge-test-an infeksi Covid19 dan pengobatan secara maksimal, dengan memanfaatkan kemampuan Rumah Sakit Daerah, dan bekerja sama dengan Rumah Sakit swasta, serta lembaga riset dan pendidikan tinggi, yang direkomendasikan oleh Kementerian Kesehatan. 7. Saya sudah perintahkan untuk memberikan dukungan anggaran yang memadai untuk digunakan secara efektif dan efisien. - Pertama, merujuk pada UU No 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana, yang memungkinkan pemerintah dan pemerintah daerah untuk memprioritaskan dan menggunakan anggaran secara cepat. - Selain itu, Menteri Keuangan juga sudah mengeluarkan peraturan dan pedoman untuk penyediaan anggaran yang diperlukan oleh seluruh Kementerian Lembaga dan Pemerintah Daerah dan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid19. - Peraturan ini memberikan landasan hukum agar pihak yang relevan dapat menggunakan anggarannya dan mengajukan kebutuhan anggaran tambahan untuk menangani tantangan penyebaran Covid19. 8.Dampak pandemik Covid19 ini telah memperlambat ekonomi dunia secara masif dan signifikan, termasuk terhadap perekonomian Indonesia. Untuk itu, pemerintah telah dan terus melakukan langkah-langkah cepat untuk mengantisipasi beberapa dampak ini. -Pemerintah memastikan ketersediaan bahan kebutuhan pokok yang cukup dan memadai untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. -Pemerintah juga telah memberikan insentif kebijakan ekonomi, sebagaimana telah diumumkan oleh Menko Perekomian dan jajaran menteri perekonomian, untuk menjaga agar kegiatan dunia usaha tetap berjalan seperti biasa. -Saya juga minta kepada Kepala Daerah untuk mendukung kebijakan ini dan melakukan kebijakan yang memadai di daerah. 9.Saya dan seluruh jajaran kabinet terus bekerja keras untuk menyiapkan dan menjaga Indonesia dari penyebaran Covid19 dan meminimalkan implikasinya terhadap perekonomian Indonesia. - Sebagaimana kemarin telah disampaikan, bahwa salah satu menteri kami terdeteksi positif terinfeksi Covid19. - Langkah-langkah antisipatif telah dilakukan, dan saya yakinkan bahwa para menteri tetap bekerja penuh seperti biasa. - Bahkan, hari-hari ini para menteri bekerja lebih keras, walaupun sebagian dilakukan dengan cara on-line, untuk mengatasi isu kesehatan dan mengatasi dampak perekonomian akibat Covid19 ini. 10.Terakhir, kepada seluruh rakyat Indonesia, saya minta untuk tetap tenang, tidak panik, dan tetap produktif dengan meningkatkan kewaspadaan agar penyebaran Covid19 ini bisa kita hambat dan kita stop. Dengan kondisi ini, saatnya kita kerja dari rumah, belajar dari rumah, ibadah di rumah. Inilah saatnya bekerja bersama-sama, saling tolong menolong ,dan bersatu padu, gotong royong, kita ingin ini menjadi sebuah gerakan masyarakat agar asalah covid 19 ini bisa tertangani dengan maksimal. 11.Saya kira ini yang bisa saya sampaikan. Terima kasih. Wassalamualaikum War Wab Om Santi, Santi, Santi Om

Beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mengurangi risiko penularan adalah sebagai berikut.

Baca juga: Disebut Bisa Cegah Penyebaran Virus Corona, Apa Itu Social Distancing? 1. Menjaga kebersihanMencuci tangan dengan sabun dan air mengalir selama 20-30 detik, terutama setelah menyentuh benda-benda di tempat umum. Juga setelah batuk, bersin, atau ngupil.Jika tidak ada sabun dan air mengalir, gunakan hand sanitizer dengan kandungan alkohol minimal 60 persen.Hindari menyentuh wajah, terutama mata, hidung, dan mulut. Kalaupun terpaksa, pastikan sudah mencuci tangan terlebih dahulu. 2. Hindari kontak dekatHindari kontak dekat dengan orang yang sedang sakit. Kontak dekat didefinisikan sebagai jarak kurang dari atau sama dengan 1,8 meter. Langkah ini dikenal sebagai 'social distancing'.Dalam situasi saat ini, sulit memastikan apakah seseorang sedang sakit atau tidak. Paling aman, hindari kontak sama sekali untuk sementara waktu dengan tidak bersalaman atau saling bersentuhan. 3. Terapkan etika batukTutup hidung dan mulut dengan tisu saat batu atau bersin. Segera buang tisu ke tempat yang aman.Bila tidak tersedia tisu, jangan tutupi batuk dengan telapak tangan. Gunakan lipatan siku agar tidak menyebar ketika memegang sesuatu di tempat umum.Pastikan selalu mencuci tangan setelah batuk atau bersin. Baca juga: Virus Corona Tulari 2 Bayi di Indonesia, Bagaimana Cara Mencegahnya? 4. Gunakan masker jika...Jika sakit, gunakan masker agar tidak menularkan virus corona ke orang lain.Jika sehat, tidak perlu menggunakan masker KECUALI sedang merawat orang sakit, atau berada di lingkungan berisiko tinggi misalnya saat bekerja di rumah sakit. 5. Tingkatkan daya tahan tubuhMengonsumsi buah-buahan sangat dianjurkan. Kandungan antioksidan yang tinggi akan sangat membantu sistem imun dalam menangkal penyakit.Asupan sayur juga tidak kalah penting. Kandungan seratnya tidak hanya bagus untuk melancarkan buang air besar, melainkan juga bagus sebagai nutrisi probiotik di saluran pencernaan. Kesehatan ekosistem mikroba di usus turut mempengaruhi sistem imun tubuh. Olahraga rutin sesuai anjuran organisasi kesehatan dunia (WHO) yakni 150 menit tiap pekan, atau sekitar 30 menit sehari selama 5 hari dalam sepekan.Cukupi kebutuhan tidur 6-8 jam sehari.

Rabu, 27 Maret 2019

Wisata Balai Ekonomi Desa (Balkondes)

Sabtu 22/06/2019

Jakarta - Magelang
Dana Pensiun Bank Mandiri Empat turut berpartisipasi mengikuti Program Bank Mandiri dalam bentuk Balai Ekonomi Desa Kenalan yang sudah dirintis dan diresmikan tahun 2017 dengan tujuan utama peningkatan ekonomi pedesaan melalui jalur pariwisata. 
Direktur Utama DPBME

Lokasi Balkondes berada dikecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.

Memalui Program Pendidikan dan pelatihan/Team Building DPBME turut berpartisipasi dalam program tersebut.
Turut hadir dalam acara ini Direktur Utama dan Direktur Dana Pensiun Bank Mandiri Empat yang didampingi oleh pengelola Balkondes dari PT. Bank Mandiri serta agen travel.
Balkondes merupakan Program Pemerintah Kementerian BUMN yang diharapkan dapat menumbuhkan ekonomi masyarakat desa. Dirut DPBME Anggoro Teguh Widodo sangat antusias mengikuti acara pendidikan dan pelatihan di Balkondes yang berjarak 3 Km dari Candi Borobudur.
Menurutnya Balkondes merupakan terobosan baru yang patut ditiru oleh masyarakat Pedesaan lain.

Inspirasi positif untuk membuka peluang usaha bagi para investor yang masih mencari dunia bisnis untuk membantu pengembangan usaha kecil seperti budidaya peternakan lebah, yang menghasilkan madu asli yang banyak manfaatnya bagi kesehatan tubuh kita. Tekun dan gigih pantang menyerah prinsip yang di tanamkan oleh salah seorang peternak lebah penghasil madu yang sukses sering di sapa Bambang hal ini sangat mengankat perekonomian desanya. 

Balkondes merupan wisata yang lagi faforit di kunjungi oleh para wistawan, patut disayangkan jika di balkondes desa kenalan ini tidak menikmati keindahan alam, keramahan penduduknya melengkapi semuanya.

Direktur DPBME
Trek yang berliku-liku naik turun dengan jalan yang beraspal kita bisa menikmati dengan menggunakan kendaran klasik seperti VW atau JEEP harga pun relatif murah tidak banyak mengocek kantong kita.

Satu hal yang penting kita juga bisa berkunjung ke pengrajin gerabah dengan alat tradisional disini kita bisa belajar bagaimana cara proses dari bahan baku hingga bahan jadi.

Wajib kunjungi

Wisata bersama keluarga dengan biaya cukup murah perjalanan membuat kesan sangat indah tidak membosankan apalagi Buat yang hoby turing cocok sekali untuk uji kenyamanan dan kehandalan kendaraan kesayangan anda, jalur trek tanjakan dan tikungan tajam sangat menatang andrenaline kita, di tengah perjalanan pun di suguhkan dengan pemandangan cukup indah.







Kamis, 31 Januari 2019

Silahturahim Dan Sosialisasi Pensiun Dan Pensiun Wilayah Jogyakarta

Sosialusasi DPBM4, PPKB dan YPK Jogyakarta 2 Februari 2019, di Ruang Pertemuan Area Jogyakarta, hadir Peserta Pensiun Efektip 40 orang dan 14 orang Pensiun Tunda yg masih kerja di Bank Mandiri Area Yogyakarta Jl. Jenderal Sudirman 32-34

































Rabu, 30 Januari 2019

DPBME Hadir Dalam Acara Mandiri Investment Forum


Anggoro Teguh Widodo Direktur Utama Bank Mandiri Empat yang turut hadir dalam acara Bank Mandiri bersama Mandiri Sekuritas menggelar Mandiri investment forum (MIF) pada tanggal 30 Januari 2019

Acara ini dihadiri Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Chairman Mandiri Institute M. Chatib Basri dan pembicara lain yang berasal dari berbagai bidang.

Senin, 28 Januari 2019

POR 2019 "BUDAYAKAN OLEH RAGA"



Pembukaan POR 2019 yang bertemakan “Budayakan Olah Raga” Tingkatkan Sinergi Dan Sportivitas. Direktur Utama Dana Pensiun Bank Mandiri Empat Anggoro Teguh Widodo membuka secara resmi turnamen tenis meja antar Pegawai Dana Pensiun Bank Mandiri Empat dan Anak Perusahaan PT. WOP, PT. KUT yang di ikuti 36 team ganda. Kegiatan ini berlangsung di area parkir Gedung Dana Pensiun Bank Mandiri Empat pada hari Jum’at hingga selesai.
Penyelenggaraan kegiatan ini dalam rangka untuk membudayakan olah raga, Sekaligus untuk meningkatkan kesehatan, kebugaran serta meningkatkan jalinan persahabatan antar pegawai DPBME dan Anak Perusahaan (PT. WOP, PT.KUT).
Direktur Utama DPBME,  yang akrab disapa dengan nama Anggoro ini mengharapkan dengan adanya acara turnamen tenis meja ini dapat membangun kebersamaan dan mempererat tali persahabatan antara pemain dan pegawai khususnya.
Lebih lanjut, ia merasa bangga karena antusias pegawai mengikuti turnamen ini sangat tinggi dan dapat menyalurkan bakat dan hobinya dalam berolahraga. “Kepada peserta tim tenis meja, selamat bertanding! Tunjukan kemampuan terbaik dan junjung nilai sportivitas, jadikan momen ini sebagai semangat untuk  menjadi yang terbaik,” ujarnya.
Hadir dalam acara kegiatan yang sangat meriah dan menyedot perhatian ini antara lain Direktur PT. WOP beserta pegawainya dan Direktur Utama PT. KUT dengan seluruh jajaran pegawainya, serta para suporter yang mendukung dan memberisemangat kepada masing-masing tim idolanya.
Turnamen yang digelar dalam dua hari ini, diikuti oleh 36 team ganda yaitu Dirut/Dir dan pegawai DPBME, Dir & Pegawai PT WOP dan Dirut/Dir & pegawai PT. KUT. Masing-masing team mengirimkan 12 team pasang ganda putra dan putri untuk saling bertanding dengan sistem 11 poin pada tiap set. Sistem yang dipergunakan dalam turnamen tenis meja ini adalah sistem gugur, yang mana seluruh peserta akan saling dipertemukan. Team dengan jumlah kemenangan terbanyak dinyatakan sebagai pemenang. 
Setelah melalui pertandingan yang sangat ketat dan menguras tenaga, team ganda putra PT. KUT yang menjadi juara pertama dalam pertandingan final. Sebagai juara kedua team dari
DPBME mengakui keunggulan tim dari KUT yang bermain dengan lincah dan penuh konsentrasi. Tim PT. KUT berhasil keluar sebagai juara pertama dalam event ini. Dan untuk team putri sebagai juara I dari PT. WOP dan juara keduanya di raih oleh team DPBME
Turnamen tenis meja  antar Direksi dan Pegawai ini diharapkan juga oleh para pejabat/pegawai yang hadir untuk dapat dijadikan sebagai momen yang berharga dan dapat dilombakan secara periodik dan menjadi tolak ukur tingkat kebugaran seorang pegawai.  (sjw selasa 29/01/2019)

Senin, 29 Oktober 2018

Acara sosialisasi di palembang tgl. 25 oktober 2018